Menu

Mode Gelap

Opini Santri · 7 Jul 2026 12:49 WIB ·

Bukan Sekadar Game: Manfaat Edukasi di Balik Minecraft 


 Bukan Sekadar Game: Manfaat Edukasi di Balik Minecraft  Perbesar

Minecraft merupakan game yang dapat dimainkan oleh anak-anak di berbagai kalangan usia. Hal ini dikarenakan game ini merupakan sebuah platform digital yang memungkinkan penggunanya untuk membangun struktur kompleks tanpa batas sekaligus dapat meningkatkan kemampuan kognitif pemainnya. Bahkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti asal Department of Neurobiology and Behavior, University of California, United States menunjukkan bahwa permainan ini dapat meningkatkan fungsi memori orang dewasa paruh baya.

Minecraft  telah berkembang menjadi permainan yang dapat membantu pembelajaran, Minecraft Education Edition dirancang khusus dengan menggabungkan elemen-elemen dari game Minecraft, dengan fitur-fitur yang dibangun khusus untuk membantu pembelajaran dan pemrograman. Sebagai gambaran, Minecraft merupakan sebuah dunia yang terdiri dari unit kubus yang dapat dihancurkan (mine) dan disusun kembali (craft) dengan tujuan untuk bertahan hidup ataupun berkreasi tanpa batas. Permainan ini juga memiliki beragam mode yang dapat dimainkan, seperti survival, creative dan multiplayer

Multiplayer mode pada game ini memiliki fitur global chat yang memungkinkan user untuk berinteraksi dengan user lain di berbagai negara karena mode ini memberikan akses kepada kita untuk bermain bersama dalam sebuah server. Walaupun demikian, multiplayer mode seringkali diremehkan karena banyaknya terjadi fenomena cyberbullying seperti halnya yang terjadi di Mobile Legends: Bang Bang atau Free Fire. Terlepas dari hal tersebut, mode ini tidaklah buruk secara  keseluruhan, tetapi juga terdapat beberapa dampak positif yang diberikan di antaranya adalah  meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi di level global. Hal ini dikarenakan pengguna yang bermain dengan pemain lain yang berasal dari berbagai negara dapat berinteraksi langsung melalui fitur global chat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melatih kemampuan mereka dalam berinteraksi menggunakan bahasa kedua, seperti bahasa Inggris. Lingkungan seperti ini akan sangat mendukung mereka dalam mengembangkan kemampuan komunikasi mereka karena mereka dapat langsung praktik dan berinteraksi dengan orang asing.

Selain mode di atas, Minecraft memiliki Survival mode yang mengharuskan pemain untuk bertahan hidup dengan menanam, beternak dan menambang. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan untuk bertahan hidup. Sebagai contoh, apabila pemain berada dalam mode ini, mereka dituntut untuk mencari solusi taktis. Untuk membuat sebuah tempat tidur, pemain harus berburu domba terlebih dahulu untuk mendapatkan wol yang akan digunakan sebagai bahan pembuat kasur. Hal tersebut melatih otak pemain dalam problem solving, yaitu kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan mencari solusi yang tepat. Dengan demikian, problem solving skill, sebagai salah satu skill yang sangat fundamental dalam kehidupan dapat dilatih melalui game Minecraft.

Minecraft juga memiliki Creative mode,  yang di mana dalam mode ini pemain dibebaskan untuk menciptakan apapun yang diinginkan oleh sang pemain. Mode ini merupakan opsi yang paling sering dipilih dalam game ini dikarenakan tidak hanya mengasah kreativitas sang pemain, tetapi juga melatih kemampuan berpikir komputasional pemain dengan mekanisme Redstone di Minecraft dengan menciptakan mekanisme mesin yang  diperlukan untuk membantu pemain dalam bertahan hidup. Mekanisme tersebut tidak hanya mengajarkan kita cara berpikir komputasional, yaitu metode pemecahan masalah sistematis yang meniru cara kerja komputer, meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan algoritma, tetapi juga mengajarkan kita untuk belajar dari kegagalan dan tidak mudah menyerah. Mekanisme ini merupakan sebuah sistem yang tidak bisa dibilang mudah untuk dipelajari karena tidak hanya mengandalkan imajinasi tetapi juga mengajarkan kita fungsi logika komputer yaitu if-then.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Minecraft tidak hanya sebagai entertainment atau hiburan yang menghabiskan waktu, tetapi juga dapat menjadi fasilitas belajar bagi penggunanya melalui berbagai mode game yang tersedia. Meningkatkan kemampuan komunikasi, mengasah problem solving skill, melatih berpikir komputasional dan meningkatkan resiliensi dalam belajar adalah beberapa manfaat dari permainan ini yang mendukung pembelajaran.

Oleh: Shihabul Haq, Santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Bhakti Adhyaksa: Refleksi Kritis atas Integritas Kejaksaan

21 Juli 2026 - 13:33 WIB

Pentingnya Membangun Pertemanan yang Positif

14 Juli 2026 - 11:09 WIB

Adab di Atas Ilmu: Mengembalikan Makna Pendidikan di Era Teknologi 

30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pendidikan Disabilitas: Menuju Pesantren Inklusif

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Skandal BGN dan Rapuhnya Tata Kelola Program MBG 

16 Juni 2026 - 10:41 WIB

Menghidupkan Ibadah dengan Tasawuf 

9 Juni 2026 - 13:16 WIB

Trending di Opini Santri