Menu

Mode Gelap

Liputan · 5 Mar 2026 15:41 WIB ·

Sedekah di Bulan Ramadhan: Cahaya untuk yang Hidup, Hadiah untuk yang Telah Tiada


 Sedekah di Bulan Ramadhan: Cahaya untuk yang Hidup, Hadiah untuk yang Telah Tiada Perbesar

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya sedekah. Dibulan suci ini, sering kita temui orang-orang bersedekah dengan aksi berbagi takjil dan lainnya. Menariknya, di dalam kitab Washiyat Al-Musthofa li al -imam Ali Karramallahu wajhah karangan Syekh Abdul Wahab Asy-Sya’roni, sedekah tidak hanya diberikan untuk orang yang masih hidup di dunia, tapi  juga dapat dipersembahkan untuk orang-orang yang sudah meninggal.

Pembahasan ini dibalagh oleh Ustazah Durrotul Mahbubah dalam kesempatan ngaji posonan pada Senin, 23 Februari 2026, lalu. Kajian kitab ini dihelat di gedung BLKK PP. Mansajul Ulum tepatnya selepas sholat tarawih. Menurut Khilyatun Nafisah, Pengurus pondok putri, ngaji ini diikuti santri yang sudah mukim di Pondok selama 1 tahun. “Untuk kelas 3 Tsanawiyah ke atas, mereka mengikuti ngaji posonan umum,” ungkapnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya toleransi dan langkah awal melatih anak-anak baru dalam menjalani posonan dengan menghadirkan intensitas ngaji yang lebih ringan daripada lainnya.

Kitab tersebut berisikan pesan-pesan Nabi Muhammad saw kepada Sayyidina Ali bin Abi-Thalib. Dalam salah satu tema disebutkan bahwa Nabi berwasiat kepada Ali agar bersedekah kepada orang yang sudah meninggal, karena sesungguhnya Allah telah mengutus malaikat untuk membawa sedekah orang yang hidup kepada orang yang sudah meninggal. Sedekah tersebut dapat berupa lantunan doa atau harta yang dikeluarkan dengan niat disedekahkan kepada orang yang sudah meninggal. Tidak berhenti di situ, dalam redaksi kitabnya juga disebutkan bahwa balasan yang diberikan dari orang yang sudah meninggal yaitu dimintakan ampunan dan masuk surga sebagaimana mereka menyenangkan orang meninggal di surga-Nya.

Ustadzah Dur menegaskan pentingnya memperbanyak sedekah terutama di bulan Ramadhan ini. “Sedekah merupakan investasi, tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat.” Sedekah tidak hanya berupa harta tapi juga bisa melalui doa. Bahkan terdapat doa yang dihitung sebagai amalan yang tidak akan terputus pahalanya yaitu doa anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya.

 

Reporter : Nadia, Santri Mansajul Ulum

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 147 kali

Baca Lainnya

Ma’had Aly Kendal Kunjungi Ponpes Mansajul Ulum

14 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Wujudkan Generasi Hijau, Santri Mansajul Ulum Ikuti Program Internasional Pengelolaan Sampah

10 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Santri Putri Mansajul Ulum jadi Pemateri Halaqah Media Pondok Pesantren dalam Sambang Pesantren RMI PWNU Jateng

6 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bukan Sekedar Bersih, Tapi Juga Suci: Puskesmas Margoyoso 1 Gandeng Mansajul Ulum dalam Kampanye PHBS

25 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Trending di Liputan