Menu

Mode Gelap

Liputan · 29 Jun 2026 08:04 WIB ·

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah


 Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah Perbesar

Dua santri Mansajul Ulum ikut serta menghadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah yang diselenggarakan di Ruang Auditorium lantai V UIN Sunan Kudus pada hari Sabtu, 27 Juni 2026. Setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada tahun 2023 di Unwahas, tahun 2024 di Universitas Sebelas Maret(UNS) Surakarta, dan 2025 di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, forum tahunan yang diselenggarakan oleh LAKPESDAM PWNU JATENG ini mengusung tema Nahdlatul Ulama sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan: Konsolidasi Gerakan, Kemandirian Organisasi dan Transformasi sosial.

Hadir dalam acara Muktamar ini antara lain; Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Tengah,  Bupati Kudus, Rais Syuriyah PCNU se Jawa Tengah, Ketua PCNU se Jawa Tengah, Ketua lembaga dan badan otonom di lingkungan PWNU Jawa Tengah, Rektor dan pimpinan di UIN Sunan Kudus, rektor perguruan tinggi negeri dan PTKIN se-Jawa Tengah, rektor perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, mudir Ma’had Ali, serta para pengasuh pondok pesantren se-Jawa Tengah. Sekitar 500 peserta dari badan otonom NU turut meramaikan Muktamar Ilmu Pengetahuan yang memasuki edisi keempat ini.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrahman Kasdi, Lc., M.Si., menyampaikan sambutan selamat datang dan menegaskan komitmen kampusnya dalam mendukung penguatan tradisi keilmuan di organisasi sosial keagamaan seperti Nahdlatul Ulama. “Kami sangat bahagia dan bersyukur menjadi bagian dari forum muktamar keilmuan yang diadakan oleh PWNU Jawa Tengah. Sehingga kedepannya, kami selalu siap sedia menyediakan fasilitas bilamana NU ingin mengadakan forum apapun”, ujar Prof. Abdurrahman.

Ketua tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin atau sering disapa Gus Rozin menegaskan bahwa forum muktamar ilmu pengetahuan merupakan forum keilmuan yang mementingkan kebebasan berpikir. “Forum ini adalah forum yang bebas, berdiskusi dan berkomentar terkait keilmuan tanpa takut atau merasa cemas”, ungkapnya. Selain itu, Gus Rozin juga mengingatkan bahwa yang perlu kita perbaiki dan perjuangkan sekarang adalah pikiran dan hati yang jernih tanpa adanya hegemoni unsur lain ketika membahas terkait Nahdlatul Ulama. Di akhir sambutannya, Gus Rozin berharap melalui Forum Muktamar Ilmu Pengetahuan Ke 4 ini, Lakpesdam PWNU Jawa Tengah dapat merumuskan secara konseptual dan operasional bagaimana peran NU sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan.

Muktamar Ilmu Pengetahuan yang ke 4 ini mendatangkan berbagai narasumber yang berkompeten, di antaranya Dr. Muhammad A.S. Hikam, M.A., APU (Mustasyar PBNU) yang akan membahas perspektif masyarakat sipil bagi NU pasca reformasi.

Selain itu, hadir pula Arie Sujito dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Mayadina dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Gus M Mustafid dari Mlangi Yogyakarta, serta Prof. Abdurrahman Mas’ud, guru besar UIN Walisongo Semarang.

Muhammad Bahrul Ulum, selaku perwakilan dari Ponpes Mansajul Ulum merasa senang dan bangga bisa ikut serta dalam forum Muktamar Ilmu Pengetahuan ke 4 ini “Saya bersyukur bisa ikut forum muktamar ini, karena melalui forum ini, saya bisa lebih dekat dengan NU, saya tahu apa langkah NU dalam menyikapi problematika di masyarakat melalui forum keilmuan”, ungkapnya. Melihat kebanyakan audiens adalah para orang tua, Ulum berharap kedepannya PWNU bisa mengadakan acara muktamar khusus para santri-santri muda sebagai tonggak pewaris Nahdhatul Ulama.

Reporter: Vicky Oktavianto, Redaktur EM-YU

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 99 kali

Baca Lainnya

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Peringati Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Mansajul Ulum Gelar Sholawat Bersama

28 Juni 2026 - 13:52 WIB

Santri Mansajul Ulum Dalami Kajian Turats Kontemporer, Ikuti Bedah Kitab Syarah Ar-Rawanili

26 Juni 2026 - 16:46 WIB

Gunakan Prinsip Keadilan dan Kemanusiaan, Rumusan Tatib Mansajul Ulum Putri 2026 Resmi Disahkan

22 Juni 2026 - 11:20 WIB

Pojok Sastra Perpus As Salamah, Ruang Kreasi Kembangkan Bakat Santri

20 Juni 2026 - 16:20 WIB

Lestarikan Tradisi Intelektual Pesantren, Santri Se-Kajen Bahas Isu Kontemporer

20 Juni 2026 - 16:16 WIB

Trending di Liputan