Menu ✖

Mode Gelap

Liputan · 14 Agu 2026 08:16 WIB ·

Ma’had Aly Kendal Kunjungi Ponpes Mansajul Ulum


 Ma’had Aly Kendal Kunjungi Ponpes Mansajul Ulum Perbesar

Ma’had Aly Darul Mushlihin, Kendal, Jawa Tengah, melakukan studi banding ke Pesantren Mansajul Ulum, Pati. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kurikulum dan jaringan kelembagaan. Dr. KH. Ahmadi Usmani, Ketua Yayasan Darul Mushlihin, mengungkapkan dalam sambutannya bahwa upaya peningkatan itu dilakukan secara rutin melalui kegiatan Rihlah Ilmiah ke berbagai pesantren dan perguruan tinggi setiap semester. Tujuannya agar para guru dan santri memiliki wawasan kepesantrenan yang beragam serta pembenahan kurikulum secara lebih kontekstual dan adaptif.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 itu diterima oleh Pengasuh Pesantren Mansajul Ulum dan Ketua Yayasan di gedung BLK. Acara yang bertajuk “Rihlah Ilmiah” tersebut berkembang menjadi forum diskusi yang hangat antar pengasuh dan pengurus. Forum ini tidak hanya membuka dialog dengan pengasuh pesantren, namun juga memberi kesempatan antar pengurus untuk saling berdiskusi dan tukar pengalaman secara terbuka terkait sistem pendidikan dan program kerja di pondok masing-masing

Kehangantan diskusi tersebut diakui oleh salah satu mahasantri senior Ma’had Aly Daarul Mushlihin, Ahmad Hudaiby. Ia merasa sangat bahagia dapat berdiskusi langsung dengan pengasuh dan pengurus Ponpes Mansajul ulum. “Sangat luar biasa, karena biasanya kita hanya berdiskusi dengan para pengasuh saja. Tapi kali ini kita juga berdiskusi dengan para pengurus. Dari visi, misi dan program yang disampaikan pengasuh dan pengurus juga keren banget,” ujar Hudaiby.

Dalam mengenalkan kelembagaan, pengasuh ponpes Mansajul Ulum, KH. Muhammad Liwauddin menjelaskan sejarah berdiri dan profil pendiri ponpes Mansajul Ulum. Beliau juga menegaskan visi dan misi pesantren yang berorientasi pada penguatan turats klasik sebagai pondasi tafaqquh fid din. Visi dan misi itulah yang diterapkan dalam sistem pendidikan di Madrasah Diniyah Mansajul Ulum. “Di pondok Mansajul Ulum, kita lebih menekankan penguatan di level akar. Karena untuk mengembangkan santri lebih maju kita perlu menguatkan pondasi keilmuan turats mereka terlebih dahulu”, papar Kiai Liwauddin.

Selain visi, Ibu Nyai Umdah juga menambahkan penjelasan tentang pentingnya membangun budaya literasi di pesantren. Dengan kesadaran itulah, Mansajul Ulum terus membangkitkan dan mengasah budaya membaca serta menulis para santri melalui pelatihan dan pendampingan, serta penyediaan sarana prasarana yang memadai, seperti Perpustakaan dan Website pesantren untuk memfasilitasi mereka.

Kunjugan yang berlangsung hingga pukul 23.00 itu juga melibatkan Kepala Madrasah Diniyah, Ketua Perpustakaan Assalamah, Redaktur Em-Yu, dan sebagian Pengurus Pesantren Putra/Putri. Mereka diminta untuk memberikan penjelasan lebih detail tentang program di masing-masing bagian sesuai pertanyaan para penanya.

Reporter: Vicky Oktavianto, Redaktur Em-Yu.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 160 kali

Baca Lainnya

Beri Ruang Suara Santri, RMI PCNU dan FKPP Pati Gelar Bahtsul Masail Putri di Ponpes Mansajul Ulum

23 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Berawal dari Niat Istifadah, Vicky Oktavianto Sabet Juara Harapan 2 MQK Se-Jawa Tengah

21 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Bekali Santri Jelang Ujian Cawu II, KH. Liwauddin Najib Tekankan 3 Konsep Imam Syafi’i

21 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Gemakan Literasi Santri, Pengurus Putri Gelar Pelatihan Menulis Resensi

18 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Istiqomah Latihan Selama Satu Bulan, Tim Futsal El-Mansaj FC Sabet Juara III Turnamen Futsal MWCNU Margoyoso.

18 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Kritisi Soal Anggaran, Santri Putri Antusias Kawal Transparansi Sidang Evaluasi Pengurus

12 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Trending di Liputan