Menu

Mode Gelap

Liputan · 20 Mei 2026 16:18 WIB ·

Darurat Literasi, Arpus Jateng Perkuat Literasi Digital Bersama Bunda Literasi Jawa Tengah


 Darurat Literasi, Arpus Jateng Perkuat Literasi Digital Bersama Bunda Literasi Jawa Tengah Perbesar

Tim Pustakawan As-Salamah Mansajul Ulum hadiri undangan seminar gerakan literasi digital yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 18 Mei 2026, lalu. Seminar yang bertajuk “Penguatan Literasi Digital Perpustakaan di Jawa Tengah” ini bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah dengan melibatkan Bunda Literasi Jawa Tengah, Ibu Hj. Nawal Nur Arafah Yasin, M.Si. Seminar ini turut dihadiri oleh perwakilan bunda literasi serta perwakilan dinas terkait dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Seminar ini menekankan bahwa penguatan budaya literasi membaca bisa dimulai sejak di lingkungan keluarga, terutama partisipasi seorang ibu dalam mengawal literasi anak-anaknya. “90% prestasi anak dipengaruhi oleh peran ibu, sehingga di era ini, ibu harus menguasai literasi digital agar bisa menjadi contoh dan membimbing anak-anaknya dengan benar,” tutur Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dalam sambutannya.

Selain itu, Ning Nawal menyoroti adanya paradoks antara tingginya konektivitas digital dengan rendahnya kesadaran literasi. Beliau mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Tengah mengalami penurunan drastis dari angka 70,57 di tahun 2024 menjadi 38,86 pada tahun 2025, yang berakibat  provinsi Jawa Tengah berada di peringkat ke-11 secara nasional. Kondisi ini semakin diperparah dengan merosotnya minat baca masyarakat.

“Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) nya masyarakat Jateng ini dari 73,91 sekarang turun sampai di angka 57,11. Maka TKM di tahun 2025 ini menempati urutan ke-26 nasional. Kita kalah dengan NTT, Bapak, Ibu. Padahal sekolah kita jauh lebih banyak, tapi kita di urutan 26 nasional,” jelasnya.

Menanggapi penurunan ini, Bunda literasi sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) tersebut berkomitmen mengawal langsung sinergi antara Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Dispermasdes untuk memastikan pendampingan literasi sampai ke tingkat desa. Beliau juga menegaskan kepada Bunda Literasi dari 35 kabaputen untuk terus mengawal progres TKM ini dan menargetkan agar perpustakaan di Jawa Tengah, baik di tingkat desa maupun sekolah, dapat berfungsi maksimal dan meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.

Reporter: Manggar Eka Rahayu, Redaktur EM-YU

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 61 kali

Baca Lainnya

Ma’had Aly Kendal Kunjungi Ponpes Mansajul Ulum

14 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Wujudkan Generasi Hijau, Santri Mansajul Ulum Ikuti Program Internasional Pengelolaan Sampah

10 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Santri Putri Mansajul Ulum jadi Pemateri Halaqah Media Pondok Pesantren dalam Sambang Pesantren RMI PWNU Jateng

6 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bukan Sekedar Bersih, Tapi Juga Suci: Puskesmas Margoyoso 1 Gandeng Mansajul Ulum dalam Kampanye PHBS

25 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Trending di Liputan