Menu

Mode Gelap

Puisi · 17 Jul 2026 12:55 WIB ·

Di Balik Dinding yang Tak Bersuara


 Di Balik Dinding yang Tak Bersuara Perbesar

Aku berjalan di atas bayang-bayang kenangan
Memaksaku menghapus luka diri 
Menempa hari-hari yang kulalui
Meski rasa sakit tak pernah bosan menemani

Kubakar pedih peri
Lalu bangkit lagi, lagi, dan lagi
Mengobati luka yang mampir berkali-kali
Dengan pahit yang tak kunjung henti

Sudah biasa kutenangkan jiwa yang gemuruh
Teriakan-teriakan kian hari kian penuh
Mencoba merobohkan pondasiku yang mulai kukuh

Arah mana yang seharusnya kucari?
Hanya ada dinding-dinding kosong yang terus menghantui
Menuju keikhlasan abadi
Kehilangan bukanlah akhir dari segala cerita
Tapi menjadikannya sempurna

Sedikit demi sedikit kubuka lembaran baru 
Dengan tak mengubur luka masa lalu
Kuabadikannya di setiap lembar cerita
Menerima dengan ikhlas sepenuh jiwa.

Karya: Dania, Santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Kala Rasaku Jadi Batu

14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Sang Pejuang Ilmu

19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Retoris Waktu

22 Mei 2026 - 12:32 WIB

Nanti

24 April 2026 - 11:07 WIB

Sumur Ilmu

27 Maret 2026 - 07:12 WIB

Ramadhan yang Basah oleh Rindu

27 Februari 2026 - 15:23 WIB

Trending di Puisi