Menu

Mode Gelap

Puisi · 22 Mei 2026 12:32 WIB ·

Retoris Waktu


 Retoris Waktu Perbesar

Wahai sang surya, wahai rembulan,
Pintaku, rapatkanlah poros rotasimu
Biarkan garis waktu melipat diri
Membawaku pulang ke pelukan masa lalu

Ingin kurakit kembali raga yang mulai retak
Agar utuh, tanpa cacat yang membekas
Ingin kuusir kelesuan yang membelenggu jiwa
Agar semangatku kembali tegak dan murni

Pada relung hati yang kian temaram
Biaskanlah cahaya agar kegelapan lekas padam
Pada nama yang kini luruh tertutup debu

Semoga ia kembali terpijar, menepis malu
Andai timbangan dosa bisa kusurutkan angkanya
Membasuh noda hingga kembali fitrah semula

Namun, ibu hanyalah alergi di ambang mimpi
Sebab waktu tak pernah sudi berjalan kembali
Hanya takhayul yang bertahta dalam sepi.

Karya: Muhammad Anas, Santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Nanti

24 April 2026 - 11:07 WIB

Sumur Ilmu

27 Maret 2026 - 07:12 WIB

Ramadhan yang Basah oleh Rindu

27 Februari 2026 - 15:23 WIB

Kiamat di Negeriku

30 Januari 2026 - 13:13 WIB

Singa yang Menjadi Harimau          

2 Januari 2026 - 13:05 WIB

Malam

5 Desember 2025 - 12:15 WIB

Trending di Puisi