Menu

Mode Gelap

Puisi · 24 Apr 2026 11:07 WIB ·

Nanti


 Nanti Perbesar

Kita sudah beranjak.
Meninggalkan semua
yang menjerat.

Tak usah diingat.
Tak usah diusik.
Tak usah dijamah lagi,
yang membuat biru.
Tinggalkan semua di sana.

Kita genggam.
Kita simpan.
Kita abadikan
semua hangat,
semua kuning
yang selalu
membuat berbuncah.

Tak akan lagi
kita rasakan getaran
yang membuat rapuh.

Tak akan ada
lagi hantaman
yang membuat hancur.

Bersama,
tak usah kita bawa,
biarkan biru berbaur bersama,
di sana. . . .
Tak lagi membayangi,
tak lagi membuntuti.

Karya: Evertyyy, santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Sumur Ilmu

27 Maret 2026 - 07:12 WIB

Ramadhan yang Basah oleh Rindu

27 Februari 2026 - 15:23 WIB

Kiamat di Negeriku

30 Januari 2026 - 13:13 WIB

Singa yang Menjadi Harimau          

2 Januari 2026 - 13:05 WIB

Malam

5 Desember 2025 - 12:15 WIB

Sang Pahlawan

7 November 2025 - 10:42 WIB

Trending di Puisi