Menu ✖

Mode Gelap

Liputan · 10 Mei 2026 16:25 WIB ·

Kunjungan Komisioner KPAI, Edukasi Santri Cara Proteksi Diri dari Bahaya Internet


 Kunjungan Komisioner KPAI, Edukasi Santri Cara Proteksi Diri dari Bahaya Internet Perbesar

‎Pondok pesantren Mansajul Ulum putra kedatangan ibu Dian Sasmita, salah satu komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada jumat, 08 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Mansajul Ulum komplek 2 dan dihadiri oleh seluruh santri tsanawiyah Mansajul Ulum putra. Dalam kunjungan tersebut Ibu Dian Sasmita membedah secara mendalam terkait berbagai bahaya yang kerap mengincar anak di bawah umur dan upaya anak untuk menjadi lebih baik secara mental dan fisik.

Anak anak sering kali menjadi korban dari kriminal yang menggunakan akun game anonim lalu berpura-pura menjadi teman seumuran kemudian menculiknya atau menipunya dengan dengan sedikit iming-iming. Anak-anak juga sering menjadi pecandu judol lewat maraknya iklan yang bertebaran di internet, mulai dari salah pencet lalu mencoba sedikit dan menjadi kecanduan. “Lewat dunia digital, celah untuk kejahatan terhadap remaja semakin lebar. Akun game yang berkedok penculikan, judi online yang mencapai 80.000 pelanggan, dan pornografi yang merusak amigdala remaja.” jelas Ibu Dian

Setelah mengetahui bahaya yang mengintai, para santri diberikan edukasi untuk menjadi lebih waspada terhadap kejahatan dengan cara mengenali diri sendiri bahwa haknya dibatasi semata-mata demi keamanan. Anak juga dianjurkan untuk menjaga diri sendiri dan orang lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Ibu Dian juga mengungkapkan bahwa agar anak dapat memfilter efek negatif internet adalah dengan cara memastikannya mendapat lingkungan keluarga dan pendidikan yang baik. “Agar anak dapat memfilter diri dari konten-konten negatif itu memerlukan proses yang panjang. Selain itu, lingkungan keluarga juga harus memastikan anak mendapat kasih sayang yang baik dan lingkungan pendidikan juga harus menciptakan suasana sosial yang baik, tanpa kekerasan dan tindak sosial negatif lainnya”, ungkapnya.

Reporter: M. Arul Efansah, Redaktur EM-YU

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 188 kali

Baca Lainnya

Gagal Tujuh Kali Bukan Akhir, Ulil Albab Bekali Santri Pentingnya Mindset Pembelajar

28 September 2026 - 13:52 WIB

Pojok Sastra: Usung Pesan Peduli Sesama

26 September 2026 - 17:23 WIB

Pojok Sastra: Rangkul Perbedaan, Hentikan Perundungan

21 September 2026 - 08:12 WIB

Cegah Perundungan dan Pelecehan Seksual, Pengurus Pondok dan Tim SATGAS Adakan Sosialisasi Anti Bullying

20 September 2026 - 15:15 WIB

Upgrading Redaksi EM-YU: Pertajam Keterampilan Menulis Argumentatif

17 September 2026 - 13:31 WIB

Ngaji Buku Fahruddin Faiz: Dua Pilar Refleksi Diri Menurut Islam

14 September 2026 - 12:27 WIB

Trending di Liputan