Ngaji Buku ke-3 pada Senin, 09 Februari 2026 semakin seru dengan menghadirkan sebuah buku serial tokoh pemikiran Islam, yaitu “Al-Ghazali”. Fuad Mahbub Siraj, Ph.D, dalam pengantarnya mengungkapkan bahwa buku ini lebih memusatkan perhatian pada usaha penggambaran sosok Imam Al-Ghazali secara lebih komprehensif dan menjelaskan pemikiran beliau sehingga terlihat sumbangsihnya bagi perkembangan pemikiran islam.
Akan tetapi dengan berbagai pemikiran Imam Al-Ghazali, ngaji buku ini mencomot salah satu pemikiran beliau tentang pendidikan. Siti Ma’rifah selaku pemateri pun mengajak para santri untuk menelusuri jejak pemikiran Imam Al-Ghazali dalam dunia pendidikan. Mbak Eva—sapaan akrabnya—mengatakan bahwa kita punya kewajiban menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahat: long education to lifelong education. “Menurut Imam Al-Ghazali, selama dia Islam, maka wajib baginya untuk memiliki ilmu,” terangnya.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa tujuan pendidikan dalam jangka panjang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah. “Sedangkan jangka pendeknya tercapainya profesi manusia dengan bakat dan kemampuannya,” tambah Mbak Eva. Dengan begitu, dalam edisi ngaji buku ini para santri dapat mengenali pemikiran sang pembela sejati kemurnian Islam, Imam Al-Ghazali, terutama di bidang pendidikan. Program yang dihelat Perpustakaan As-Salamah ini diharapkan dapat mengeksplorasi lebih dalam buku bacaan santri serta melatih keberanian berargumen santri dalam setiap diskusi.
Reporter: Dyasahrin Khaszahra, Redaktur EM-YU.










