Menu

Mode Gelap

Liputan · 11 Feb 2025 20:22 WIB ·

Pengasuh Tekankan Prinsip Totalitas dan Loyalitas pada Santri


 Pengasuh Tekankan Prinsip Totalitas dan Loyalitas pada Santri Perbesar

Menjelang ujian cawu 3, Madrasah Diniyyah Mansajul Ulum adakan arahan pada Ahad, 09 Februari 2025. Acara yang belangsung di halaman Pondok Pesantren Mansajul Ulum putra  tersebut dihadiri oleh seluruh santri putra dan putri, serta segenap dewan asatid dan ustadzat Madin Mansajul Ulum. Berlangsungnya acara tersebut menjadi sebuah cambuk untuk meningkatkan semangat santri dalam belajar, terutama dalam menghadapai ujian cawu 3 yang akan berlangsung pada 10 – 13 Februari 2025.

Ustadz M. Fackri Bashri, selaku kepala Madin Mansajul Ulum dalam sambutannya menuturkan agar semua santri membangun totalitasnya untuk lebih bersungguh-sungguh dalam belajar, dengan harapan ketika pembagian raport nanti semua santri bisa naik kelas. “Kesungguhan itu bisa mendekatkan segala sesuatu yang jauh, memudahkan sesuatu yang sulit, dan membuka pintu-pintu yang masih tertutup. Maka dari itu jangan berputus asa, kalian harus belajar lebih giat lagi misalkan belum paham dengan pelajaran di Madin kemarin. Sehingga nanti ketika pengumuman pembagian raport semoga semuanya bisa naik kelas,” ungkapnya.

K.H. Muhammad Liwa’uddin Najib, selaku pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum dalam mauidoh hasanah-nya juga menambahkan agar semua santri bisa membangun totalitasnya. Karena totalitas dalam tholabul ilmi ini harus diciptakan di dalam diri setiap santri. “Totalitas dalam tholabul ilmi ini harus kita ciptakan supaya menjadi orang yang mampu menjalankan apapun dengan ilmu yang benar. Mungkin terfutuhnya hati kita itu tidak sekarang, tetapi mawadhobah kita di dalam belajar itu harus terus kita ciptakan,” ungkap beliau.

“Orang yang mempunyai kapasitas di dalam tholabul ilmi, maka pasti dia tidak akan menjadi orang pemalu untuk bertanya meskipun dia usianya lebih tua dari temannya. Ayo kita tingkatkan totalitas kita dalam menghadapi ujian Cawu 3 ini dengan mewujudkan belajar semaksimal mungkin,” sambungnya dengan penuh penekanan.

Tidak hanya totalitas, beliau juga menekankan agar semua santri bisa memiliki jiwa loyalitas di pesantren untuk menunjang kesuksesannya dalam tholabul ilmi. Beliau mencontohkan hal ini dengan tidak melanggar aturan-aturan yang ada di pesantren, membangun hubungan baik dengan para asatid dan ustadzat, serta terhadap seluruh teman-teman yang ada di pesantren.

Terakhir, beliau berpesan kepada seluruh santri setelah membangun totalitas dan loyalitasnya di pesantren agar memiliki cita-cita yang tinggi ke depannya. “Marilah kita merenung bersama tentang keilmuan kita, karena di depan mata kita ada dakwah ahlussunnah wal jamaah an nahdliyyah untuk melanggengkan Islam yang rahmatan lil alamin di bumi Nusantara ini. Hal ini tidak bisa kita lakukan kecuali dengan kita memperkaya ilmu agama kita,” tuturnya.

“Semoga kita semua bisa menjalankan kedua hal ini agar ilmu yang kita dapatkan bisa bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat,” pungkas beliau sebelum dilanjutkan memimpin doa.

Acara tersebut berjalan dengan penuh khidmah. Terlihat seluruh santri tersebut menyimak semua arahan dengan antusias dan tidak saling berbicara antara satu dengan yang lainnya saat acara berlangsung.

Reporter: Muhammad Arul Efansah, Santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 149 kali

Baca Lainnya

Kawal Syiar Digital, Tim Redaksi Em-Yu Ikuti Temu Media Pesantren se-Jateng di Semarang.

17 Mei 2026 - 09:04 WIB

Kunjungan Komisioner KPAI, Edukasi Santri Cara Proteksi Diri dari Bahaya Internet

10 Mei 2026 - 16:25 WIB

Pelantikan Pengurus: Kuatkan Kerjasama Antar Pengurus Baru

5 Mei 2026 - 15:15 WIB

Sidang LPJ Dipersingkat, Upaya Efisiensi Waktu di Tengah Antusiasme Santri

29 April 2026 - 13:19 WIB

Seminar Etika Komunikasi: Upaya Pesantren Mansajul Ulum Cetak Santri Bijak Bermedsos

26 April 2026 - 16:46 WIB

Kiai Aniq: Kualitas Keilmuan Syarat Mutlak Memimpin Pesantren

26 April 2026 - 09:16 WIB

Trending di Liputan