Tim Pustakawan As-Salamah putra sukses adakan acara ngaji buku yang ke-3 pada Kamis, 11 Juni 2026. Acara yang bertempat di ruang Perpustakaan As Salamah tersebut dimulai pada pukul 20.30 – selesai dan dihadiri sejumlah 40 santri yang meliputi santri pasca aliyah, aliyah, dan juga tsanawiyah.
Acara yang mengupas buku “Authority and the individual” karya Bertrand Russell tersebut dibawakan oleh M. Arul Efansah dan dimoderatori oleh A. Ainun Ni’am. Buku ini memberikan kesadaran bahwa otoritas dan individualitas harus sesuai kadarnya. Pembahasan buku ini sebenarnya lumayan berat untuk pemula karena membahas sebuah sistem politik berjalan. Buku ini lebih tepat dikonsumsi oleh orang yang sudah intermediate dalam ilmu sosial.
Arul memilih buku ini karena ingin memberikan kesadaran terhadap banyak orang terutama para santri tentang sistem kontrol politik, meskipun dalam memahami buku ini ia juga butuh usaha ekstra agar bisa paham. “Saya memilih buku ini karena ingin memberikan kesadaran terhadap banyak orang yang tidak tahu bahwa mereka hidup saat ini sebenarnya sedang dikontrol oleh sebuah sistem. Kita harus meluangkan waktu untuk merenung dan terus berkarya di samping sistem modern yang menjerat dan menuntut efisiensi maksimal.” Ungkapnya selaku pemantik di acara tersebut.
Pembahasan ngaji buku kali ini juga mendapatkan respon positif dari salah seorang santri untuk mengembangkan kreatifitas santri di pesantren. “Kajian buku kali ini sangat menarik, karena kita sebagai santri dengan budaya ta’dhim kepada kiai yang sangat kuat -dimana dalam hal ini kyai dapat diartikan sebagai bentuk pemegang otoritas dalam pesantren- dapat tetap memiliki hak individualitas untuk mengembangkan kekreatifan kemampuan yang kita punya di pesantren.” Tutur Vicky, salah seorang peserta.
“Saya merasa senang, karena forum ngaji buku ini dapat memberikan wawasan ilmu baru bagi saya. Harapan kedepannya ngaji buku ini bisa tetap eksis dan dihadiri oleh seluruh santri Pondok Pesantren Mansajul Ulum terutama santri-santri dewasa.” Imbuhnya.
Reporter: M. Sholihul Huda, Redaktur EM-YU.










