Menu

Mode Gelap

Liputan · 20 Apr 2026 09:03 WIB ·

Santri Mansajul Ulum Ikuti Bimtek Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren


 Santri Mansajul Ulum Ikuti Bimtek Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren Perbesar

Santri Mansajul Ulum ikuti Bimbingan Teknis Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai pendidikan sosial dan ekonomi santri. Acara yang dilaksanakan selama dua hari, 17-18 April 2026 tersebut bertempat di Auditorium Pesantren Maslakul Huda Kajen, Pati. Acara ini digelar melalui  kerja sama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama PWNU Jateng. Bimtek yang diikuti sebanyak 20 pesantren di sekitar Kajen tersebut mengusung tema “Budidaya Lele dan Diversifikasi Olahan Ikan Lele”. Turut hadir dalam forum, Gubernur Jawa Tengah bapak KH. Taj Yasin Maimoen.

Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sistem manajemen yang baik dalam sebuah usaha. “Bahwa memang pondok pesantren perlu mengembangkan kewirausahaan. Yang tidak kalah penting adalah pengembangan secara teknologi. Termasuk dengan pelatihan hari ini. Bagaimana teknologi produksi lele dapat kita kembangkan lebih maksimal. Agar bisa diterima di pasar-pasar dengan nilai jual tinggi, harus kreatif dalam mengolahnya”, paparnya.

Pelatihan ini juga diharapkan agar bisa terlaksana secara berkesinambungan. Dengan membagikan dan menggandeng santri lain harapannya inovasi dari ilmu yang didapat bisa terus dikembangkan. “Kalian semua harus bisa jadi pelopor, namanya koperasi, harus ada kerja kelompok di dalamnya. Sehingga koperasi ini tidak hanya bergantung pada satu peserta yang hadir pada hari ini”, imbuhnya.

Kegiatan ini dihadirkan untuk menggandeng pesantren agar mampu membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi di pondok pesantren. “Kita mau menggandeng pesantren untuk membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi di pondok pesantren. Dengan membekali skill para santri diharapkan ada nilai tambah yang bisa dikerjakan sehingga potensi-potensi yang ada di pondok itu bisa dikembangkan”, ungkap bapak Lukman Arifin, selaku Staff di Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah.

“Saya berharap agar nanti di wilayah Kajen dan sekitarnya terdapat banyak industri lele. Tidak hanya membudidayakan, tetapi kita juga mampu menginisiasi bagaimana mengelola lele itu bisa diversifikasi menjadi produk yang punya nilai jual tinggi. Salah satunya seperti produk abon yang diajarkan pada pelatihan kali ini”, tambahnya.

Terakhir, Bapak Lukman juga berharap agar nanti di pondok-pondok terdapat unit usaha baru sehingga bisa membantu kemandirian ekonomi di pondok pesantren tersebut. Tidak hanya di pesantren, usaha seperti ini nantinya juga dapat terus dikembangkan oleh santri-santri ketika sudah lulus dari pondok sebagai bekalnya di kehidupan bermasyarakat. 

Reporter: Muhammad Sholihul Huda, Redaktur EM-YU

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 83 kali

Baca Lainnya

Ma’had Aly Kendal Kunjungi Ponpes Mansajul Ulum

14 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Wujudkan Generasi Hijau, Santri Mansajul Ulum Ikuti Program Internasional Pengelolaan Sampah

10 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Santri Putri Mansajul Ulum jadi Pemateri Halaqah Media Pondok Pesantren dalam Sambang Pesantren RMI PWNU Jateng

6 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bukan Sekedar Bersih, Tapi Juga Suci: Puskesmas Margoyoso 1 Gandeng Mansajul Ulum dalam Kampanye PHBS

25 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Trending di Liputan