Sudah menjadi agenda tahunan bagi para pengurus untuk selalu mengevaluasi dan mengupgrade skill organisasi lewat Training of Organization (TOO). Acara awal periode ini sukses digelar pada Jum’at, 14 Agustus 2026 di Aula Pondok Putri. Tidak hanya untuk pengurus, pelatihan ini membawa misi kaderisasi dengan melibatkan seluruh santri ditingkat Aliyah. Sebagaimana yang disampaikan oleh pengasuh, Ibu Dr. Nyai Hj. Umdah El-Baroroh, “Acara ini ditujukan untuk santri pengurus dan nonpengurus khusunya di tingkat Aliyah karena merekalah yang akan mengganti pergeseran estafet kepengurusan.”
Dalam TOO ini pengurus kembali lagj menggandeng Ibu Naily Nur Rohmah untuk ketiga kalinya sebagai trainer. Lewat berbagai track record beliau dalam beroganisasi, Ibu Naily menggarisbawahi modal utama dalam berorganisasi bahwa “Modal utama yang harus dibangun dalam beroganisasi adalah sebuah ikatan emosional. Karena dengan begitu akan lebih mudah menjalin komunikasi antar anggota tanpa rasa sungkan atau yang lainnya,” terang Ibu Naily. Beliau menegaskan bahwa kualitas komunikasilah yang menentukan berjalannya program kerja sebuah organisasi.
Dalam sesi lain, Ibu Naily memberi arahan terkait sistem administrasi yang lebih terstruktur bagi pengurus. Di mana para peserta dibuat menjadi 6 kelompok campuran untuk praktek langsung membuat draft evaluasi program kerja pengurus. Ibu Naily juga berhasil membawakan materi dengan menarik dan interaktif lewat game-game yang melatih speak up santri.
Beliau menutup forum tersebut dengan memberikan motivasi dan harapan kepada santri agar selalu antusias dalam beroganisasi. “Sebab organisasi dapat digunakan sebagai investasi masa depan. Karena setiap khidmah akan menjadi hikmah,” pungkas beliau.
Reporter: Addina Nur Fauziyah, Santri Mansajul Ulum.










