Keluarga besar Pondok Pesantren Mansajul Ulum melaksanakan rangkaian ziarah dalam rangka memperingati haul muassis pada Senin, 12 Januari 2026. Meski cuaca hujan deras dan di beberapa titik jalan tergenang banjir, para santri tetap mengikuti kegiatan dengan antusias. Tujuan dari ziarah ini adalah sebagai salah satu upaya untuk ngalap barokah dari muassis Ponpes Mansajul Ulum. “Tujuan diadakannya ziarah ini yaitu untuk ngalap barokah dari Muassis PPMU sebagai agenda rutinan setiap tahun,” ucap Kang Arul selaku ketua panitia.
Perjalanan dimulai dengan mengunjungi makam Simbah Kyai Muhammadun di Pondowan. Di lokasi ini, rombongan melaksanakan pembacaan tahlil dan doa bersama dengan khidmat di tengah guyuran hujan.
Setelah dari Pondowan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sayung, Demak. Namun, karena kondisi banjir yang cukup tinggi di wilayah Sayung, rombongan tidak dapat mengikuti rangkaian acara haul di lokasi utama. Sebagai gantinya, rombongan berhenti di Pondok Pesantren Fathul Huda untuk menghindari kendala cuaca yang tidak mendukung. Meskipun terjadi penyesuaian agenda, para santri tetap melangsungkan prosesi doa dan tahlil dari titik tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para muassis.
“Meskipun kehujanan dan jalannya banjir, rasanya tetep seneng bisa ikut. Hitung-hitung ngalap barokah,” kata kang Ofi, salah satu santri. Ia berharap kegiatan ini terus ada setiap tahun sebagai sarana untuk tabarrukan muassis.
Rangkaian ziarah ini ditutup dengan ziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak. Di lokasi terakhir, para santri kembali melakukan doa bersama sebagai penutup perjalanan sebelum kembali ke pondok pesantren. Secara keseluruhan, meski terdapat kendala cuaca dan banjir, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.
Reporter: Hanun A










