Menu

Mode Gelap

Puisi · 10 Okt 2025 10:41 WIB ·

Kembali Pulang


 Sumber: id.pinterest.com. Perbesar

Sumber: id.pinterest.com.

13.00

Kubuka jendela

Angin dingin menerobos membelai muka

Aroma tanah basah menjalar pelan memasuki indra

Merdu tangis awan terdengar

Menyampaikan pesan pada bumi lewat tetesan

 

Di ruang kosong ini kuberdiri

Berlapiskan kain putih jarit hitam

Tangan menggenggam pena pemberian

Menghembus pasrah menanti terang

 

Hujan,

Redalah!

Aku ingin pulang

Kembali pada kehidupan yang melelahkan

Meski belum kutemukan arah tujuan,

Aku akan terus berjalan

 

13.00

Hujan kian meronta

Menggema indah membentuk nada

Dingin yang menenangkan

Namun, bisakah berhenti sekarang?

Aku ingin segera pulang

Begitu banyak yang harus kulakukan

Dan di sinilah aku berada

Terjebak dalam ruangan hampa tanpa udara

Berteman sunyi

 

Ku harap aku benar-benar sendiri

Menunggu tangis awan menyudahi

Aku akan kembali pulang.

 

Karya: Lee Yunna, Santri Mansajul Ulum.

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 200 kali

Baca Lainnya

Ramadhan yang Basah oleh Rindu

27 Februari 2026 - 15:23 WIB

Kiamat di Negeriku

30 Januari 2026 - 13:13 WIB

Singa yang Menjadi Harimau          

2 Januari 2026 - 13:05 WIB

Malam

5 Desember 2025 - 12:15 WIB

Sang Pahlawan

7 November 2025 - 10:42 WIB

Kutu

19 September 2025 - 10:08 WIB

Trending di Puisi