Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026
Setelah resmi dibuka pada Kamis, 09 Juli 2026, rangkaian Masa Orientasi Pesantren (MOP) Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri mencapai puncaknya pada Ahad, 12 Juli 2026. Acara puncak ini diisi dengan mauizah hasanah dari pengasuh, KH. M. Liwauddin, M.Pd yang berlangsung di Aula utama pondok putri. Kegiatan puncak sekaligus penutupan rangkaian MOP ini tidak hanya diikuti oleh santri baru, tetapi seluruh santri Mansajul Ulum putri.
Dalam mauizahnya, beliau menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menuntut ilmu. “Tujuan kita mondok bukan untuk menjadi seorang kiai atau bnyai tetapi untuk menjadi orang yang bisa beribadah dengan benar”, tutur beliau.
Beliau juga mengajak santri baru untuk menguatkan tekad di Pesantren sebagai wujud rasa syukur kepada Allah dan komitmen menjalankan kehidupan dengan ilmu. Menurutnya, santri harus memiliki figur inspirator yang dapat menjadi barometer sehingga meningkatkan motivasi sebagai santri.
“Kita harus memberi perwujudan bahwa para santri dan para pengasuh memiliki nilai dan akhlak yang baik sehingga ilmu-ilmu pesantren dapat diterapkan di masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menjadikan masyarakat yang berahlakul karimah demi mewujudkan negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur”, pungkasnya.
Reporter: Nadia Zahrotin Nihaya, Santri Mansajul Ulum.










