Menu

Mode Gelap

Liputan · 24 Jan 2026 10:39 WIB ·

Dialog Kesehatan: Sadarkan Para Santri Pentingnya Pola Makan yang Baik


 Dialog Kesehatan: Sadarkan Para Santri Pentingnya Pola Makan yang Baik Perbesar

Dalam kehidupan, manusia tidak akan luput dengan kesibukan. Baik sibuk untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar. Hal tersebut tidak akan berjalan maksimal jika kondisi tubuh tidak memungkinkan. Guna menyikapi hal tersebut Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri gelar Dialog Kesehatan pada Jumat, 23 Januari 2026 di Aula utama Pondok putri.

Dialog ini digelar untuk membuka mindset santri akan pentingnya pola makan yang baik agar proses belajar dan ibadah berjalan dengan maksimal. Dialog Kesehatan sendiri merupakan acara rutinan Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri yang diselenggarakan setahun sekali. Dengan mengusung tema “Membangun Kesehatan Santri Melalui Pola Makan yang Baik”, tahun ini panitia tidak mendatangkan tenaga kesehatan melainkan pemerhati kesehatan, Ibu Dr. Inayatul Ulya, M.Si, sebagai narasumber yang tidak hanya kompeten tapi juga  berpengalaman.

“Acara ini sangatlah penting, sebab saat melakukan sesuatu utamanya ibadah diperlukan tubuh yang sehat. Karena sebenarnya revolusi hidup itu sederhana yaitu dimulai dari meja makan”, tegas Pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri, Ibu. Nyai. Dr.  Umdah El Baroroh, MA.

Di samping itu beliau menambahkan pentingnya memiliki mindset terbuka. “Saat pola pikir belum selesai, kebaikan tidak akan didapatkan walaupun sudah ada di depan mata. Di sinilah penting memiliki mindset yang terbuka”, imbuhnya.

Ketua Panitia, Fitriana Failasifa dalam sambutannya mengatakan bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat akal yang sehat pula. “Sebagai santri, kita perlu menjaga pola makan yang baik agar tubuh menjadi sehat dan kondisi fisik prima. Sehingga saat belajar, ibadah, dan melakukan rutinitas pondok dapat berjalan maksimal.”

Dalam pemaparannya Bu Ina menegaskan bahwa pola makan yang dipadukan dengan pola hidup yang baik itu bisa membantu kita agar hidup tetap sehat. “Kalau ada tugas-tugas di pondok yang berhubungan dengan gerak fisik itu bermanfaat untuk mengeluarkan sisa – sisa metabolisme dalam tubuh”. Beliau juga menambahkan bahwa kemampuan mengelola stres juga penting.

Materi yang disampaikan tidak hanya seputar makanan yang baik dan tidak baik, tapi juga menyertakan pentingnya aktivitas fisik, menyatu dengan alam, dan jadwal makan yang baik. Pada sesi tanya jawab para santri sangat antusias. Tercatat ada sembilan penanya, satu diantaranya merasa bahwa acara ini adalah jawaban dari pertanyaannya di masa lalu.

Penulis: Lu’luk Nurmala Khayati, Santri Mansajul Ulum

 

 

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 233 kali

Baca Lainnya

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Peringati Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Mansajul Ulum Gelar Sholawat Bersama

28 Juni 2026 - 13:52 WIB

Santri Mansajul Ulum Dalami Kajian Turats Kontemporer, Ikuti Bedah Kitab Syarah Ar-Rawanili

26 Juni 2026 - 16:46 WIB

Gunakan Prinsip Keadilan dan Kemanusiaan, Rumusan Tatib Mansajul Ulum Putri 2026 Resmi Disahkan

22 Juni 2026 - 11:20 WIB

Pojok Sastra Perpus As Salamah, Ruang Kreasi Kembangkan Bakat Santri

20 Juni 2026 - 16:20 WIB

Trending di Liputan