Menu

Mode Gelap

Liputan · 13 Feb 2024 07:47 WIB ·

Pengasuh Mansajul Ulum, Ikuti Program Penguatan Pengambilan Fatwa di Mesir


 Pengasuh Mansajul Ulum, Ikuti Program Penguatan Pengambilan Fatwa di Mesir Perbesar

Pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum, KH. Muhamad Liwauddin mengikuti Program Beasiswa Non-Gelar Penguatan Pengambilan Fatwa Ke Darul Ifta, Mesir. Program ini merupakan kerjasama Kementerian Agama RI dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang berlangsung selama 30 hari terhitung sejak tanggal 09 Februari–09 Maret 2024.

Dijelaskan dalam panduan teknis beasiswa bahwa latar belakang diadakannya program ini adalah disahkannya Undang-undang Pesantren yang memberikan harapan baru bagi pondok pesantren di Indonesia. Karena undang-undang ini memberikan pengakuan dan dukungan yang lebih besar kepada pesantren dalam aspek pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Bahkan dijelaskan dalam pasal 49 ayat (1) bahwa dana abadi pesantren merupakan bagian dari dana abadi pendidikan yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pesantren.

Tujuan dari program ini adalah penguatan metodologi penetapan fatwa bagi para pengasuh pesantren. Hal itu meliputi penguatan metode memilih maraji’ mu’ashirah (refrensi kontemporer) yang mu’tabar, dan pembekalan manhaj atau metode serta moderasi Islam melalui fatwa.

Berdasarkan surat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Cairo nomor B.120/I/2024/Atdikbud tentang penyampaian persetujuan Darul Ifta’ Mesir tentang Program Penguatan Pengambilan Fatwa di Mesir peserta yang disetujui untuk mengikuti program tersebut berjumlah 55 (lima puluh lima) orang ditambah 6 pejabat/staff Kemenag Republik Indonesia yang mendampingi. Sebelum keberangkatan menuju Mesir, peserta mengikuti Pre-Departure Penerima Beasiswa Non-Degree Penguatan Pengambilan Fatwa di Darul Ifta’ Mesir yang dilakukan pada Rabu s.d Jum’at, 07 – 09 Februari 2024 di Swiss-belin Airport Jakarta.

Kiai Liwa’ bersama rombongan telah mendarat di Cairo International Airport pada 09 Februari 2024 pukul 10.25 waktu setempat. Kehadiran beliau langsung disambut oleh alumni pesantren Mansajul Ulum. Mereka mengaku merasa bahagia bisa bertemu dengan pengasuh di Mesir. “Kami Bahagia sekali bisa menyambut kerawuhan Romo Kiai di sini”, demikian ungkap Mas Obiet, salah satu alumni yang juga keponakan pengasuh ketika dihubungi oleh redaksi melalui chat WA. Mereka juga berencana akan mengantar pengasuh untuk berziarah ke beberapa makam para ulama’ dan auliya’. Salah satunya adalah Sayyidah Nafisah, ulama perempuan yang merupakan guru Imam Syafi’i.

Reporter: Muhammad Ulil Albab, Santri Mansajul Ulum

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 277 kali

Baca Lainnya

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Peringati Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Mansajul Ulum Gelar Sholawat Bersama

28 Juni 2026 - 13:52 WIB

Santri Mansajul Ulum Dalami Kajian Turats Kontemporer, Ikuti Bedah Kitab Syarah Ar-Rawanili

26 Juni 2026 - 16:46 WIB

Gunakan Prinsip Keadilan dan Kemanusiaan, Rumusan Tatib Mansajul Ulum Putri 2026 Resmi Disahkan

22 Juni 2026 - 11:20 WIB

Pojok Sastra Perpus As Salamah, Ruang Kreasi Kembangkan Bakat Santri

20 Juni 2026 - 16:20 WIB

Trending di Liputan