Menu

Mode Gelap

Liputan · 16 Jun 2026 18:22 WIB ·

Pesantren Ramah Anak: Komitmen Ponpes Mansajul Ulum Sambut Santri Baru Lewat MOP 2026


 Pesantren Ramah Anak: Komitmen Ponpes Mansajul Ulum Sambut Santri Baru Lewat MOP 2026 Perbesar

Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum putra kembali menggelar Masa Orientasi Pesantren (MOP) bagi santri baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang bertempat di Aula komplek II Ponpes Mansajul Ulum tersebut berlangsung selama seminggu terhitung dari tanggal 06 Juni 2026 – 13 Juni 2026. Selama satu minggu tersebut, santri baru dibekali pemahaman dasar mengenai kehidupan di pesantren, mulai dari sejarah dan kelembagaan, praktik ibadah, etika dan tata tertib pondok, hingga hak-hak mereka sebagai anak.

Rangkaian kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari pengasuh Ponpes Mansajul Ulum, Romo KH. Muhammad Liwauddin Najib. Dalam sambutannya, beliau berharap agar para santri baru dapat menjadi pribadi yang pandai, pintar, dan menguasai ilmu agama. Tak hanya itu, beliau juga menekankan adanya perbedaan mendasar antara kehidupan di rumah dan pesantren. “Di rumah kita hidup dengan keluarga, di pondok kita hidup dengan masyarakat, harus ada etika, harus ada hal-hal yang harus kita jaga,” tegas beliau.

Sebagai bekal awal, santri baru diperkenalkan dengan sejarah, profil masyayikh, kurikulum diniyah, kelembagaan Madrasah Diniyah Mansajul Ulum, serta perkembangan pesantren dari masa ke masa melalui materi kepesantrenan yang disampaikan oleh Ustaz Fackri. Pengenalan ini menjadi landasan bagi santri untuk memahami latar belakang lembaga tempat mereka menuntut ilmu.

Selanjutnya, materi-materi dasar fiqih ibadah disampaikan secara berurutan selama beberapa malam. Ustaz Aufa membawakan materi mengenai najis, hadas, dan mandi wajib, mencakup pembagian jenis serta tata cara penyuciannya. Materi wudhu disampaikan oleh Ustaz Alaika, meliputi syarat sah, rukun, hal-hal yang membatalkan, serta kesunahan-kesunahannya. Sementara itu, Ustaz Ainul Azhar menyampaikan materi sholat yang mencakup syarat sah, rukun, kesunahan, dan hal-hal yang membatalkan sholat. Ketiga materi ini menjadi bekal praktik ibadah harian yang akan dijalani santri selama tinggal di pesantren.

Di sisi lain, santri baru juga dikenalkan dengan budaya dan fasilitas pesantren melalui sesi pengenalan redaksi dan perpustakaan oleh Kang Sholikul dan Kang Vicky, serta materi etika dan tata tertib pesantren oleh Kang Vicky dan Kang Bayu. Materi etika dan tata tertib ini menjadi penegasan kembali atas pesan yang telah disampaikan pengasuh pada malam pembukaan, mengenai pentingnya menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan pesantren.

Sebagai penutup rangkaian MOP, disampaikan materi Pesantren Ramah Anak oleh Kang Syofi dan Ustaz Fackri, yang membahas hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, serta hak partisipasi anak. Materi ini menegaskan bahwa di tengah berbagai aturan dan tata tertib yang harus dipatuhi, hak-hak dasar santri sebagai anak tetap menjadi perhatian pesantren.

Rangkaian MOP resmi ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di Aula Komplek 2. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan dasar para santri mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan di pesantren.

Reporter: M. Hanuun Adrian, Redaktur EM-YU

Tulis Komentar
Artikel ini telah dibaca 195 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menjadi Santri Berilmu dan Berakhlak: Pesan Pengasuh pada Puncak MOP 2026

14 Juli 2026 - 12:59 WIB

Dua Santri Mansajul Ulum Hadiri Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-4 PWNU Jawa Tengah

29 Juni 2026 - 08:04 WIB

Peringati Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Mansajul Ulum Gelar Sholawat Bersama

28 Juni 2026 - 13:52 WIB

Santri Mansajul Ulum Dalami Kajian Turats Kontemporer, Ikuti Bedah Kitab Syarah Ar-Rawanili

26 Juni 2026 - 16:46 WIB

Gunakan Prinsip Keadilan dan Kemanusiaan, Rumusan Tatib Mansajul Ulum Putri 2026 Resmi Disahkan

22 Juni 2026 - 11:20 WIB

Pojok Sastra Perpus As Salamah, Ruang Kreasi Kembangkan Bakat Santri

20 Juni 2026 - 16:20 WIB

Trending di Liputan